Rabu, 15 Agustus 2012

Prioritas

Ingin sekali menulis panjang dan jernih. Tanpa rasa khawatir yang berlebihan, tanpa rasa takut diawasi atau sedang dinilai. Seperti menulis di word lalu disimpan di folder dengan label 'rahasia' hahaha. Terlalu anak kecil ya? Memang saya tak mau jadi dewasa, tapi nyatanya mau tak mau jadi dewasa. Dengan cara pikir serumit di kepala ini mana mungkin bisa disebut anak kecil lagi.

Ahhh.. saya rindu mengutarakan isi hati tanpa rasa takut dimarahi, tak disukai, tak disetujui. Saya bosan harus berpikir panjang jika ingin mengatakan kebenaran, bahkan terkadang harus mengkhianati kenyataan. Bosan jadi dewasa, orang dewasa penuh kekhawatiran.

Saya ingat betul ringannya langkah saat masih kecil, menggandeng teman mana saja tanpa perasaan takut salah kaprah. Otot wajah saya relax tanpa harus mengendur atau mengencang dipaksakan. 

Siapa yang saat kecil ingin cepat besar? Ah saya tidak.


Oh iya diluar bahasan di atas. Saya baru saja melewati satu kesempatan menonton konser The Cardigans gratis. THE CARDIGANS,  GRATIS DAN TERLEWATKAN.

sayang iya sayang, tapi gak kalau dibilang menyesal.

Jadi ceritanya kemarin lusa saya jadi #fakirkuis di twitter. Sebenarnya memang mau nonton konser band yang satu ini dari bulan lalu. Ngajakin temen-temen, mereka ternyata juga minat. Hore! Etapi kesini-sininya adem ayem aja. Saya juga mikir-mikir lagi sih soalnya kan deket lebaran, pasti banyak banget pengeluaran. Bukan cuma pengeluaran yang sifatnya memuaskan hasrat pribadi tapi yang ujung-ujungnya buat berbagi. Jadi saya urungin deh niat buat beli ticket konser cardigans.

Kemaren lusa ikutan kuis yang diselenggarain oleh @beritasatu di twitter, sebuah portal berita di twitter yang cukup sukses. Saya Menang! wiii seneng banget nget nget. Dan ternyata @annelisbrilian juga menang. (temen di mp dulu, sekarang mpnya udah mau ditutup :| ). Pengambilang hadiah dijadwalkan keesokan harinya di kantor @beritasatu. Duh kalo ngambil siang-siang tentu saja gak bisa karna kerja, mana kantornya di daerah gatot subroto. Jauh.

Akhirnya annel nawarin diri untuk dititipi ngambil tiket, dan ternyata boleh. Tapi sayang pas annel udah di sana, mereka bilang baru bisa diambil setelah jam 5. Karena tiketnya belum cair.  Nyebelin, jam 5 kan mepet banget. Belum lagi ticketnya belum jelas sudah cair atau belum jam 5. Tadinya saya memutuskan untuk ke kantor @beritasatu dulu baru ke senayan. Tapi tiba-tiba hp saya bunyi. Dari mama.

"De jadi nontonnya?"
"insya Allah ma."
"Oh, kita keranjang parcel sisa berapa ya? ada pesenan lagi 10 buat besok"
"besok?"
"Iya kata ka debby besok."
"Keranjang sisa 4 ma, isinya semuanya harus dibeli dulu"
"Ya udah kamu sms-in mama ya, yang harus dibeli apa aja."
"iya"


Duh campur aduk, saya gak kebayang udah sore terus mama harus bikin parcel itu sendiri. Akhirnya saya putusin buat sms mama.

"Ma bahan-bahannya biar oi aja nanti yang beli pulang kerja, oi gak jadi nonton konsernya."

Begitu ceritanya, mangkanya saya lepas kesempatan buat nonton the cardigans gratis di Senayan. Ga tega kalo mama harus bikin 10 parcel semalem sendiri, duduk lama-lama, belum lagi barang-barangnya udah pada abis, lalu yang bantuin udah pada mudik. Karena bikin parcel itu keliatannya aja yang mudah, tapi prakteknya. hmm cobain aja sendiri. hehe.

Oia parcel ini proyekan hari raya Saya, Kakak saya yang ke 3 dan Mama.
Mama sebagai pemilik modal, kakak lebih ke marketing dan distribusi kalo saya ke research, administrasi,  dan operasional. Ternyata seru juga bikin proyekan bareng keluarga, walaupun adu argumennya lebih sering. hehe.

Dan kedepannya akan ada proyek keluarga lagi, doain lancar ya. Curi-curi waktu sepulang kerja untuk rampungin konsep, buat formula dan eksperimen kecil-kecil. Kali ini bidangnya pangan, kata kakak "sayang kalo ilmu lo gak dipake buat majuin keluarga sendiri." hmmmm ya doakan saja semoga saya pintar bagi waktu dan jaga kesehatan.

melantur, haha. Iya masih sulit untuk mensistematiskan tulisan. Biarlah namanya juga belajar. Semoga semakin lama tulisan saya semakin jernih dan mengalir. Tapi memang ada kalanya saya buat tulisan keruh yang penuh riak.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar