maka tugasku hanya tunduk.
Apa yang Kau beri,
tak akan ku tolak,
walau seringkali butuh waktu untuk membuka telapak.
Aku akan terus tersenyum akhirnya,
walaupun mengernyit di awal.
Aku akan berlapang,
walau sering kali mudah terbakar amarah.
ini bukan janji,
ini harapan,
karena Kau Maha Baik,
maka dengan senang hati aku akan tunduk.