Kamis, 24 Desember 2015

Syukur

Terlepas dari semua batu terjal yang siap dan telah melukai jalan. Aku sungguh bersyukur telah diajari cara berperang.
Mungkin suatu saat aku akan tiba-tiba lupa caranya bernafas. Aku pun tetap bersyukur karena pernah diberkahi kasih sayang.
Walau suatu hari hati ini akan sakit tak terperi, tak ada alasan untuk tak bersyukur karena aku telah paham arti memberi.
Sampai kapanpun aku akan terus bersyukur, karena telah diajari.
Terima kasih untuk inspirasi yang tak terbeli.
Bisa diingat. Mungkin, aku akan tetap di sini.

Senin, 23 November 2015

Pelajaran kemarin, hari ini, besok atau pun lusa : Pisah dan pilah urusan pribadi dengan urusan lain.

Ketahuilah, dirimu ini adalah rumah tanpa pintu.

Selasa, 13 Oktober 2015

Don't need any reason. I adore him. Just it.

Kamis, 25 Juni 2015

...

Aku insan,
maka tugasku hanya tunduk.

Apa yang Kau beri,
tak akan ku tolak,
walau seringkali butuh waktu untuk membuka telapak.

Aku akan terus tersenyum akhirnya,
walaupun mengernyit di awal.

Aku akan berlapang,
walau sering kali mudah terbakar amarah.

ini bukan janji,
ini harapan,
karena Kau Maha Baik,
maka dengan senang hati aku akan tunduk.


Selasa, 09 Juni 2015

Mendengar saja cukup

Biarku mengangsur masa depan.
Maka ceritamu saja cukup.

Suatu saat akan ikut atau pergi sendiri.
Saat logam-logam sudah memahami.

Aku berjanji pada diri sendiri, tak butuh waktu lama untuk kembali.
Kembali menjadi pion yang tak terbeli.